Ku
baca sms itu lagi.
“Anterin
ea, eank.”
Walau
pun cape tubuh ini, rasanya sudah melayang ke
udara. Hahaha. Aku bisa ketemu dia.
Walau
pun hampir setiap minggu bertemu tapi rasa kangen ini tak pernah bisa hilang.
Menatap lentik bulu matanya selalu membuatku melupakan bahwa kaum adam di bumi
ini masih banyak.
Benar-benar
membuatku selalu sayang dan semoga tak kan
pernah berhenti.
Ku
sandarkan kepalaku di bahunya sambil mengaduk-aduk segelas caffucino panas di
warung kopi lesehan di depan POM Bensin Ngagel. Aku selalu suka saat-saat
seperti ini.
Mendengarkan
celotehnya.
Menatap matanya.
Menyandarkan kepala di
bahunya.
Bermain di sela-sela
jemari tangannya.
Walau kadang omongannya
tergolong kasar, aku benar-benar menikmati saat dia tertawa di sampingku.
Setidaknya dia benar-benar berbeda dengan omongan
mulut di luar sana.
Sebuah
kecupan manis di keningku membuatku merasakan aliran hangat sampai ke hati.
Rasa ini ku berharap selamanya.
Ku
teguk caffucinoku. Hahahaha. Tidak ku sangka, dia sekarang sudah hafal dengan
kesukaanku tanpa harus aku beri tahu. Ku pakai carrier miliknya yang akan
dipakai ke Semeru, sedangkan dia memboncengku.
Mataku terpejam. Perasaan tenang itu
menghampiri dan mebiusku.
Carrier
merah itu, Matic Beat hitam, aspal jalanan, angin jalanan, deretan pohon, dan
lalu lalang manusia di atas karpet hitam aspalan menjadi saksi do’aku.
Laju
motor berhenti di depan Unair. Dia menelpon temannya yang sama-sama berangkat
ke Semeru. Tak lama kemudian, sebuah motor dengan 2 orang pengendara datang
menghampiri. Singkat ceritanya, dua orang ini mau berangkat ke Semeru, hanya
saja tidak ada dana tapi harus berangkat. Rapat jalanan yang terdiri dari 6
orang itu akhirnya berakhir. Hehehe. Kemudian ke rumah Mas
Tony untuk prepare.
Ku sendok bulir-bulir nasi goreng sepiring berdua
dengannya. Sesuap demi sesuap nasi mulai masuk ke mulutku. Hehehe. Aku berharap
moment ini berhenti. Waktu berlalu begitu cepatnya, sampai sebuah tangan
terulur untuk ku cium. Tangannya.
“Hati-hati,
ya.”
Sebuah
senyum sebagai jawabannya.
I Love U, my sweety jangkriex
Tidak ada komentar:
Posting Komentar