Pages

Senin, 18 April 2011

Ada Setan dalam Cermin

Cermin, sebuah benda yang memantulkan wajah dan perawakan serta penampilan keseluruhan seorang wanita dari atas sampai bawah. Cermin jelas sangat dibutuhkan dan diperlukan semua wanita di seluruh dunia. Wanita akan melihat dirinya di kaca, di saat itu pikirannya akan mulai menghayal ini dan itu, dan setanpun mulai membisiki si wanita dengan bisikan yang seru namun perlahan-lahan diikuti sang wanita seperti “alangkah baiknya bila pipiku merona merah seperti artis sinetron si anu..” maka dibubukanlah perona pipi pada wajahnya. Selain itu kejengkelan melihat kelopak mata yang sipit menimbulkan kenginan kuat untuk merubah kelopak matanya agar sedikit lebih lebar yang tentunya akan membuat banyak lelaki terpana.


Ketidakpuasan sang wanita dapat juga terlihat disaat melihat postur tubuhnya yang sudah langsing. Sang wanita mencoba untuk lebih langsing lagi dan rela berjam-jam menunggu antrian di sebuah klinik kelangsiangan walaupun mendapat antrian ke-38 setelah 5 jam menunggu untuk mendapatkan suntikan pelangsing. Terkadang sang suster dan dokter berkerinyit bingung, wanita langsing ini mau diapakan lagi agar tampak lebih langsing. Dengan tubuh yang begitu langsing, apa lagi yang harus dilangsingkan, seketika itu pun kepuasan serta kepercayaan diri terpancar di wajah sang wanita.
Keesokan harinya ketika dia bercermin lagi, dia melihat bahwa hidungnya sangat besar. Ketika ada questioner dari sebuah majalah wanita yang menanyakan bentuk wajahmu yang manakah yang paling kamu sesali? kustioner bodoh yang menghina ciptaan Allah, padahal sudah jelas ada dalam Al-Quran,
لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ
Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. (QS. At Tiin [95] : 4)

maka ketika mengisi kuestioner bodoh tersebut sang wanita melingkari huruf C yaitu hidung. Keinginan yang kuat bagi sang wanita untuk membuat hidungnya lebih mancung, lebih tirus, lebih tinggi akhirnya membuat sang wanita mencari uang sebanyak-banyaknya. Ketika uang sudah terkumpul, dengan berhati-hati maupun tidak berhati-hati, bedah operasi plastik pun dilakukan. Dengan memiliki hidung tinggi menjulang yang menurut dokter tidak boleh tersenggol benda tajam selama 6 bulan, dikarenakan akan berakibat hidung menjadi bengkok seperti burung betet, membuat sang wanita merasa ada yang lain dalam dirinya.
Dan pulang dari operasi hidung, berkali kali sang wanita melihat cermin dan merasa puas akan hidungnya, namun ketika melihat lagi ke bawah tubuhnya dia terpegun melihat payudaranya yang kecil dan nayris rata, tidak membusung dan tidak menantang. Cermin pun sekali lagi menjadi alat setan untuk membisikkan sang wanita agar mengoperasi bagian yang dibutuhkan, setelah sukses dengan hidung mancungnya.

“Sakit, sakit sekali, sakitnya sampai 2 hari, lebih sakit daripada melahirkan, ada juga yang bilang, lebih sakit daripada sakaratul maut,” demikian ungkapan-ungkapan beberapa orang artis cantik yang mengaku dioperasi payudaranya agar lebih menonjol dan menantang,. Menurutnya bagian tubuh adalah aset dimana harus dijaga, bahkan dioperasi bila kurang puas bentuknya, karena akan menjadikan dirinya lebih percaya diri. Kepuasan terlihat diwajahnya walau kesakitan begitu mendera tubuhnya akibat operasi payudara yang dilakukan dengan harga yang luar biasa mahal dan hasil yang sesuai selera. Sakit luar biasa akan ditahannya atas nama penampilan, dan cermin pun menghadirkan rasa puas karena reka bentuk yang diinginkan atas bujukan setan yang hinggap dalam pikirannya, semua dilakukan hanya karena ingin tampil cantik sesuai dengan selera syahwat manusia.
Terapi bengkuang dari perut sampai ujung kaki untuk membuat bentuk tubuh wanita menjadi langsing, dilakukan dengan susah payah, sehingga sulit untuk sholat. Akhirnya ibadah sholat ditinggalkan dengan pemikiran, nanti setelah tubuhku terbentuk aku akan sholat lagi, dan itu dilakukan oleh wanita yang ingin memiliki penampilan lebih sempurna. Lagi-lagi cermin menjadi acuan, dan bisikan-bisikan setan yang mempengaruhi pikiran wanita dan bekerjasama dengan emosinya yang mudah berubah membuat wanita kerap tidak puas dengan dirinya, dan ingin merubah sana dan merubah sini.
Masya Allah, tentulah Allah telah menciptakan manusia dengan sebaik-baik bentuk dan semua bentuk tubuh dan wajah manusia bila diurai satu-persatu pastilah ada kekurangannya namun proporsional tubuh dan wajah manusia bila dirombak-rombak sesuai dengan keinginan dan pikiran wanita berdasarkan hasil bisikan setan. Ketika sang wanita melihat dirinya di kaca, wanita berani merubah keputusan dan ketentuan Allah atas dirinya, maka ketiak wanita mendengar ceramah para ustad bahwa mengoperasi plastik sifatnya adalah haram, maka beramai-ramai wanita menuduh sang ustad ekstrim, dan beramai-ramai wanita memberi hujjah bahwa Allah menyukai keindahan, dan islam itu indah.
Maka, saran saya, sebagai wanita janganlah terlalu banyak memakai kaca untuk bercermin, karena disitulah anda melihat diri anda dan ketika itulah setan membisikkan diri anda dengan mengatakan jilbab besar buruk membuat anada nampak gemuk, pakailah jilbab yang cerah berwarna dan pendek agar bahu terlihat ramping. Hal lain lagi dengan sedikit menyesali diri, mengapa kulitku hitam sehingga memakai baju warna hijau yang cantik ini mebuat kulitku dan penampilanku semakin buruk. Nah ketika itulah semakin lama berkaca, maka semakin lama kita menyesali diri dan percayalah bila di ikuti, ada saja yang kurang dari tubuh dan wajah kita yang berkaitan. Terbesit penyesalan dalam diri kita terhadap apa yang Allah ciptakan pada diri kita, dan juga terbesit pikiran tidak percaya diri terhadap penampilan kita yang syari’ie dan setan pun terus berbisik dan terus berbisik “minnal jinnati wannas” hati hati dengan bisikan setan. Jangan berlama-lama di depan cermin dan bersyukurlah pada Allah yang telah menciptakan dan menyempurnakan kita dengan sebaik-baik bentuk.
Sebaik-baik perhiasan (perhiasan: sesuatu yang indah untuk dilihat dan mahal harganya) adalah wanita solihah, yang terlihat dari ibadah dan akhlaknya bukan, tidak akan nampak dari cermin di manapun sang wanita berada.


Rabu, 06 April 2011

Aku


Aku adalah
sang juara dalam diriku sendiri

aku  adalah kepak sayap yang berjuang

karena aku tak mau lagi terjatuh
dalam maya mimpi
dalam nyata

aku adalah pelangi untuk hatiku

karena tanpa aku
aku mati

karena tanpa langkahku
aku akan berhenti

aku adalah kesatuaan
antara raga dan jiwa

aku berlari karena kakiku
aku adalah raga yang bercinta dengan ruh

aku
aku
aku

semangat dalam hembusan angina
membelai mimpi
yang menjadi pijakan tubuhku


:) :) :)

Surat Maya Saudara dalam Cinta Nya


Bacanya dari bawah ke atas iyya…^^



Re: Re:
From: Ali Maksum <ali.maksum.sat@gmail.com>
To: Rista Wulandari <ristawulandari@rocketmail.com>



Waalaikum salam,
Boleh silakan...

ya itu tadi yang semalem aku maksudkan. selesai nulis email... sms kamu e... malah dirimu keturon.

Ya uda. maksih.

Semangat Pagi,
Wassalam.

Ali Maksum






Sent: Wednesday, April 06, 2011 8:26 AM
Subject: Re:

Teruntuk saudaraku yang dicintai Allah

Assalamu alaikum
cerita yang indah yg membuatku meneteskan air mata
bolehkah isi pesan maya ini aku postingkan di blog ku ?
Isya Allah jika agak senggang ku balas emailmu lagi
Wassalam


Rista Wulandari




From: Ali Maksum <ali.maksum.sat@gmail.com>
To: Rista Wulandari <ristawulandari@rocketmail.com>
Sent: Wed, April 6, 2011 2:28:30 AM
Subject: RE:
Dh,
Dik Rista (Pretty) Wulandari
Di seberang layar

Wa’alaikum salam Warahmatullahi Wabarakatuh,
Sebelumnya saya sampaikan mohon maaf jika email sebelumnya hanya terbalas dengan kata-kata yang seadanya. Bahkan mungkin terkesan meledek.
Tapi bukan itu maksudku untuk meremehkan siapapun. Aku hanya belum sempet menuliskan unek-unek yang sebenarnya juga ingin sekali aku sampaikan…Maklum awal bulan, banyak sekali yang harus aku selesaikan.

Terperanjat, aku dari lamunan ketika pertama aku baca tulisanmu. Kamu begitu berbakat menjadi seorang penulis.
Wah… puitis banget, jika seindah itu tarian jari tanganmu, selembut itu kata-katamu, seindah itukah kepribadianmu?

Manusia di ciptakan oleh Allah untuk saling mengenal, kemudian dari saling mengenal itu tumbuh kasih sayang yang membuat manusia itu berkembang menjadi bersuku dan berbangsa-bangsa.  Bukankah sejak awal kita telah menjadi saudara dalam Islam??? Ingatlah sebuah Hadits Rasulullah,… Islam itu bagai bangunan yang setiap bagiannya saling mendukung untuk saling menguatkan sehingga terbentuklah sebuah bangunan yang kokoh, megah, dan Indah.,,” Subhanallah begitu Indah teladan persaudaraan dalam Islam. Jika umat islam bisa saling mendukung dan membantu dalam arti yang sesungguhnya.. tidak ada umat Islam yang menderita di muka bumi ini.

Dik Rista,
Aku belum tahu, sesungguhnya apa yang menjadi gejolak hatimu saat ini. Gunjangan bathin yang mendera kamu semenjak sebelum remaja sepertinya sangat mempengaruhi perkembangan jiwamu.. tapi jangan kuatir, kuncinya adalah kembali pada persaudaraan. Harusnya ada seseorang yang menuntun kamu menuju kasih sayang Allah yang setiap saat menjadi teladan bagimu, teladan baik yang akan mendekatkan kamu pada TuhanMu. Seberat apapun cobaan hidup yang kita alami, itu akan menunjukkan tingkat keimanan kita pada Allah. Semakin kuat Iman kita, maka cobaan yang kita alami akan semakin berat.

Percayalah cobaan itu akan membuktikan seberapa besar kasih sayang Tuhan pada HambaNya.

Untuk saudariku yang masih suka mblakrak, aku sampaikan kedua tangan ini untuk membantumu apapun itu semampuku…sekuat ragaku dalam RidhoNya.
Akupun juga masih dalam tahap belajar untuk menghargai orang lain, setelah beberapa kali gagal. Aku harap kita bisa belajar sama-sama dalam mensyukuri nikmat yang tak henti Dia berikan untuk kita semua.

:.. Kamu kok menyinggung permasalahan ini ya?
“ jika nanti jiwa bernaung dalam raga mempertemukan engkau dengan sahabatku dalam ikatan suci”
Sepertinya kamu begitu tahu, isi hatiku yang terpendam selama ini…??
Ya,.. Jika rasa, dan raga ini masih mampu menempuh asa aku akan selalu mencintainya karena Rabbku.. sesungguhnya hanya dialah yang mampu menemaniku dalam mencari Ridhonya, dalam ikatan cinta hakiki.
Aku harap ini adalah cinta masa depan yang haq, Cinta anak manusia karena mencintai Rabbnya.

Sampaikan salam, cinta suci dariNya jika waktu telah mempertemukan kamu dengannya. Semoga dia selalu sehat dan dalam lindunganNya.

Ada, cerita sedikit.. boleh ya Aku sampaikan?

Senin, pekan lalu tepatnya 28 maret 2011… malam sebelumnya aku kirim sms ke Asfiah, sahabatmu…Subhanallah sambutannya masih tetap hangat, aku sampaikan jika hari senin siangnya aku mau dating ke Surabaya. Kebetulan ada rejeki sedikit, aku ingin membawakan dia buah kesukaanya, durian. Dia bilang, entar di bwa aja ke kampus sebelum dia pulang, hari senin dia pulang jam setengah 6 sore.
Sebetulnya senin itu bukan benar-benar hari free bagiku, Jam 12 siang aku masih ada jadwal untuk ke kantor di malang. Sementara pesenan buah sudah aku belikan senin paginya.
Siang itu aku beragkat ke malang bersama dua orang temanku. Masalah mulai muncul ketika hujan deras mengguyur jalan Surabaya malang di Purwosari Pasuruan, masalah juga terjadi pada motorku… remmnya macet. Singkat cerita Siang itu aku meluncur kemalang tanpa rem belakang dengan kondisi jalan yang licin. Syukur Alhamdulillah, mungkin inilah takdir allah. Air menggenang dimana-mana, banjir. Setelah itu berhasil aku lewati sebelum memasuki jembatan layang Lawang terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan 3 truk besar, sebuah mobil MPV dan beberapa sepeda motor. Muntahan material truk yang saat itu memuat sayuran berserakan dimana-mana, banjir oli yang membuat jalan semakin licin. Alhamdulillah aku masih selamat sampai di Singosari Malang tempat kantor cabang PT.SAT yang aku bekerja selama ini. Sampai di kantor udah jam setengah 3 sore, dengan kondisi basah kuyup. Motor langsung aku bawa ke bengkel perusahaan. Setelah menyelesaikan semua tugas sore itu niatku ingin segera pulang ke surabaya. Tapi seseorang mencegahku dan minta bantuanku untuk mencarikan warnet, karena dia ada masalah terkait proses resignnya. Akupun tertahan sekitar setengah jam. Sementara kulihat jam sudah pukul setengah 5 sore. Hujan masih saja mengguyur malang. Sampai akhirnya aku sms asfiah, “By, maaf aku terlambat sampai Surabaya sore ini,..sekarang setengah 5 nggak mungkin aku bisa nyampek Surabaya dalam waktu 1 jam. Kondisinya hujan, dan jalanan licin. Tapi pesenanmu uda tak bawa, sayang dunk kalo dibatalkan.”

kecelakaan

“gak papa mas entar titipin aja ke kos temenku, namanya ana. Kosnya samping kampus, belakang puskesmas ngagel rejo. Kalo mas ali keberatan gk papa gak jadi”
“By, tetp jadi dunk… ya gak papa entar tak cari alamatnya…” jawabku.

Ternyata sore itu benar-benar cobaan ku… hujan tak mau berhenti sedikitpun sejak aku berangkat dari malang…akhirnya jam setengah setengah 6 aku sampai di pandaan. Aku telepon asfiah untuk memastikan bahwa aku akan tetap ke Surabaya. Dengan hati-hati akhirnya aku sampai di Surabaya hamper jam 8, Gilaaaaa hujane merata…. Deress banget….


Yah, akhirnya pesenan itu sampai ke tangan ana… seseorang yang disebut asfiah dalam smsnya tadi.

Dengan sedikit gemetar karena kedinginan aku langsung pergi ketempat adikku di simo gunung untuk minta di kerokin… masuk angin kali. Dalam smsnya asfiah berulang kali menyampaikan ucapan terimakasih banyak. Aku balas, sama-sama..
Ya, aku puas…perjuanganku masih di hargai….


Rista,
Cinta ini bukan sekedar minta balasan kecupan sayang dan ciuman nafsu yang hanya sesaat. Aku akan selalu berbuat apa yang aku bisa, setelh sempat mengecewakan. Aku ingin suatu saat dia kembali mencintaiku dengan ikhlas, cinta yang hakiki seperti cita-cita agung yang aku inginkan selama ini. Yang di Ridhoi allah… dan mendapat restu kedua Orang tuanya.

Meskipun jalan ini berat, aku harus menunggu. Insyaallah aku kuat. Hingga jalan Tuhan memperlihatkan yang terbaik untuk kita berdua. Suatu saat nanti….

Ris, silahkan… jdilah saudaraku
Ukhti, yang menemaniku belajar menghargai hidup.
Mencari Ridhonya.


Wassalam

Ali Maksum Eljaelal




From: Rista Wulandari [mailto:ristawulandari@rocketmail.com]
Sent: Tuesday, April 05, 2011 11:37 AM
To: Ali Maksum
Subject: Re:

ini bukanlah mulut yang bekata manis tapi tarian tangan yang mengikuti lagu jiwa
jiwa yang mencoba mempererat tali kasih Nya

tapi jawabanmu angkelno polLLLLLL
wkwkwkwkwk

:)
hahaha
om aLi om ALi


From: Ali Maksum <ali.maksum.sat@gmail.com>
To: Rista Wulandari <ristawulandari@rocketmail.com>
Sent: Tue, April 5, 2011 10:39:58 AM
Subject: RE:
Lehmu ngrayu luwih-luwih lek ngrayu cewek…. Heheheheh peace!!!!


From: Rista Wulandari [mailto:ristawulandari@rocketmail.com]
Sent: Tuesday, April 05, 2011 10:10 AM
To: ali maksum
Subject:

Surabaya, 5 April 2011
Dearest sahabat dalam cinta Nya

assalamu alaikum
mungkin memeng benar jika kubangan tempat kita bermain lumpur adalah gambaran kehidupan kita. Jika kita berlumpur dgn sahabat2 para pecinta Rabb dan para pemuja keagungan nabiNya maka kita akan selalu dalam langkah menuju cinta Nya.

Untuk mas Ali yang dicintai para malaikat yang senantiasa bertasbih
mungkin saya hanyalah kubangan lumpur dosa yang berwadah dalam raga.
mas Ali yang selalu bernyanyi dalam do'a
Mungkin saya hanyalah dosa-dosa yang berwujud manusia

Mas Ali,
jika nanti kita bersapa darat 
bukan dalam sapa jaringan maya
Ijinkan saya menganggap saudara dalam Islam
saudara yang saling mengasihi
saudara yang saling menundukkan puji dalam derap dan dekapan cinta Nya
karena kita Islam
karena kita hamba Nya

Mas Ali yang selalu meneteskan air mata saat tahajud
jika nanti jiwa bernaung dalam raga mempertemukan engkau dengan sahabatku dalam ikatan suci
berjanjilah untuk selalu mencintanya karena Nya
cinta Hakiki yang memayungi pasangan insan

wassalam

Aku yang ingin menjadi saudaramu dalam dekapan cinta Nya




Rista Wulandari